Hindari 7 Kesalahan Ini dalam Bisnis

Sales

Dalam rangka mencitrakan dan memasarkan suatu produk bisnis kantor, maka sales adalah merupakan ujung tombak yang sangat penting bagi kantor.

Artinya di sini sales adalah bagian dari aktivitas bisnis kantor, sehingga sales juga harus bisa kreatif dan inovatif, serta cermat dalam membaca berbagai peluang bagaimana bisa menerapkan trik ataupun strategi memasarkan dan mencitrakan produk bisnis milik kantor.

Catatan yang perlu dihindari oleh sales tersebut di antaranya adalah:

1. Sales jangan hanya mengetahui harga produk bisnis saja.
Jangan sampai ketika seorang sales ditanya oleh para customernya tentang produk bisnis secara mendetail, tapi sales tidak mampu menjawabnya dengan baik.

Sales justru gopoh dan bingung karena hanya mengetahui harga saja, tapi justru sales tidak mengetahui dan tidak paham dengan detail produk yang dibawanya untuk ditawarkan kepada costumer.

Oleh karenanya, sales haruslah wajib mengerti, menguasai dan memahami secara detail dan teliti terkait kemampuan produk bisnis yang ditawarkannya kepada costumer..

2. Sales jangan hanya fokus pada fitur produk
Seringkali sales terlalu berfokus dan berlebihan menjelaskan fitur ataupun karakteristik khusus yang terdapat pada produk bisnis, tapi terlupa untuk menjelaskan kepada costumer terkait benefit apa yang bisa didapat dari penggunaan produk bisnis.

Padahal yang seringkali ditanyakan oleh para costumer adalah benefit-nya yaitu apa manfaatnya, kegunaannya, keuntungannya atau pun kelebihan yang diperoleh oleh costumer bila dia membeli dan menggunakan produk bisnis yang ditawarkan tersebut.

3. Sales jangan terlalu terburu-buru banting harga
Jangan membiasakan atau terburu nafsu untuk terlalu cepat memberikan banting harga ataupun diskon secara besar-besaran dari produk bisnis yang ditawarkan kepada costumer.

Lebih baik bertahan dahulu sesaat dengan harga normal, cari angel ataupu timing yang tepat, tarik ulur dahulu, sambil melakukan penjelasan soal kualitas ataupun kemampuan produk bisnis dan benefit-nya secara mendetail, setelahnya costumer mulai ada gelagat tertarik barulah tawarkan diskon.

4. Sales jangan hanya 75 % banyak tidak prospek
Kekinian sales seringkali hanya mengandalkan daftar check list costumer, lalu menelponnya ataupun chat whaatsapp, tapi tidak ditindak lanjuti dengan memprospeknya secara tatap muka langsung.Padahal sales itu seharusnya 25 % saja mem-follow up costumer via list tersebut, selebihnya yang 75 % adalah prospek bisnis sales dilakukan di lapangan, yaitu bekerja dan berupaya untuk bertatap muka dan menjalin hubungan bertemu langsung dengan costumer.

5. Sales jangan mudah menyerah
Sales itu harus pantang menyerah, meski harus ditolak seberapa kalipun oleh costumer harus tetap punya prinsip yang optimis untuk tetap closing costumer.

Ketika sales sering ditolak, yang harus dilakukan adalah mengevaluasi dan menginstrospeksi diri dengan berani merubah trik dan strategi pendekatan kepada costumer.

6. Sales jangan manipulatif dan berbohong soal produk bisnis
Jangan merekayasa produk bisnis yang ditawarkan dari realita atau kenyataan, serta melebih-lebihkan dari fakta-fakta yang sebenarnya.

Lebih elegan adalah sales menawarkan produk bisnis dengan terus terang dan transparan, bersifat edukatif dan sosialisasi terkait produk bisnis yang ditawarkan secara terbuka sesuai dengan kondisi nyata.

7. Sales jangan enggan belajar ilmu marketing
Menambah wawasan dengan memperdalam ilmu marketing amat diperlukan oleh sales, sehingga sales mampu memperoleh trik-trik baru dan strategi baru dalam memasarkan produk bisnis.

Oleh karenanya, sales agar seyogianya jangan berpuas arau bercukup diri dengan apa yang sudah ada atau yang sudah diterapkan, tapi menutup diri menggali ilmu marketing dan referensi lainnya.

Sebab, melalui pembelajaran pendalaman ilmu marketing, tentunya sales akan mendapatkan lebih banyak referensi berharga, sehingga sangat bermanfaat bagi kedepannya untuk diterapkan di lapangan.

 

Source : https://www.kompasiana.com/sigit19781986/5fba3fd6d541df2f2908eb92/dear-sales-hindari-7-kesalahan-ini-dalam-bisnis?page=3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *